Kalau yang sudah pernah nonton Sang Pemimpi, pasti pernah dengar istilah itu.. tapi ‘ibu’nya diganti ‘ayah’… tapi karena sekarang hari ibu, maka aku pakai ganti istilah Ayah Juara Nomor 1 di Dunia jadi Ibu Juara Nomor 1 di Dunia
Bacaan dari renungan di radio tadi pagi juga membahas tentang ibu-ibu yang hebat di Alkitab. Sebut saja Hana, yang berdoa memohon diberikan putera dan berjanji akan mempersembahkan puteranya kepada Tuhan. Samuel. Tokoh kecil di Alkitab yang namanya paling berkesan *sampai-sampai kelak kalau aku punya anak cowok, mau kuberi nama Samuel juga*, ternyata lahir dari ibu yang luar biasa juga. Dan penggalan cerita Samuel yang selalu kudengar, saat dia tidur, dipanggil Tuhan, sampai 3x membuatku punya pemikiran, kelak, jika Tuhan menitipkan Samuel juga untukku, aku akan mempersembahkan dirinya kepadaNya. Apapun yang terjadi pada Samuel adalah menurut kehendakNya. Dan dari renungan yang tadi pagi kudengar, ternyata Hana juga telah bertindak hal yang sama, ribuan tahun mendahului rencana yang masih terngiang di anganku…
Ibu Juara Nomor 1 di Dunia yang paling hebat tentu saja tak lain dan tak bukan adalah ibu kita semua, Bunda Maria. Dengan pasrah ia menerima kabar dari Malaikat kalau ia mengandung. Padahal, ia belum bersuami. Tapi ia berserah kepada Tuhan dan menerima semuanya. Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu. Suatu bentuk penyerahan total yang diberikan seorang Maria. Apalagi ia selalu berada di sisi Puteranya hingga di kaki salib Puteranya. Ibu yang pada umumnya pasti tidak akan terima melihat Puteranya di siksa sampai mati, tapi ia percaya dan berserah kepada Tuhannya, bahwa ini semua telah menjadi rencana Tuhan yang indah...
Aku?
Aku belum pernah menjadi seorang ibu. Dan aku sendiri tak tau rasanya menjadi seorang ibu. Mungkin kelak Tuhan akan mempercayakan aku untuk menjadi seorang ibu, tapi nanti, bukan sekarang.... kalo sekarang, pasti nanti dipertanyakan, siapa bapaknya... hehehe..
Ibu Juara Nomor 1 di Dunia lainnya tentu saja ibuku sendiri.. kenapa dia Juara?? Karena dia telah melahirkan dan membesarkan aku, si anak bengal yang sampai sekarang pun masih belum bisa berbakti buat orangtua. Sampai sekarang pun tak pernah bisa aku membalas jasa seorang ibu, terutama ibu yang tabah menghadapi kegilaan seorang anak sepertiku... banyak hal yang tak bisa terungkapkan dengan kata2, tapi aku tau, Tuhan tau apa isi hatiku..
Selamat Hari Ibu! Selamat buat Ibu Juara Nomor 1 di Dunia...