Senin, 24 Oktober 2011

P.U.S.H


Belakangan sering denger ada istilah PUSH..
Pray Until Something Happen
kapankah kita berdoa? sampai seberapa lama kah kita berdoa?
pernahkah kita begitu menginginkan sesuatu,
hingga kita berdoa dan memohon pada Tuhan?
dan jika doa kita itu belum dijawab juga oleh Tuhan,
sampai kapankah kita berdoa dan terusa memohon?

gw pernah punya sebuah permohonan,
permohonan sangat sederhana sebetulnya
dan permohonan itu gw doakan setiap saat setiap waktu


Sampe saking seringnya gw ucapkan di setiap doa,
permohonan itu udah kaya template khusus di doa gw
yang tanpa sadar selalu gw ucapkan terus menerus...
tanpa gw sadari, ternyata setelah belasan tahun
gw mengucapkan permohonan itu,
permohonan itu bener-bener dikabulkan Tuhan,
sampai2 gw sendiri nggak menyadari kalau permohonan gw
memang benar2 sudah dikabulkan...

setelah beberapa bulan berlalu dari saat permohonan gw benar2 terkabul,
gw baru sadar kalau Tuhan sudah menjawab doa gw...
YUP.. setelah belasan tahun Tuhan akhirnya menjawab permohonan gw,
sebenernya sebuah permohonan sederhana banget..
tp ternyata butuh belasan tahun bagi Tuhan hingga waktuNya
tepat tuk menjawab doa gw...

Mungkin bagi gw itu adalah suatu permohonan sederhana,
tp ternyata, kalau Tuhan memang belom mengijinkan
maka itu tidak akan terjadi...

Sama seperti doa-doa gw yang lain,
yang mungkin kadang gw suka nggak sabaran menunggu jawaban Tuhan,
suka menuntut Tuhan untuk menjawabnya sekarang,
sesuai waktu yg gw kehendaki..
tp nyatanya jawaban Tuhan selalu indah pada waktuNya,

Dia tidak pernah terlambat, Dia juga tidak pernah terlalu cepat,
Dia selalu tepat waktu...

Jadi sampai berapa lama kita harus berdoa??
Berdoalah sampai sesuatu terjadi.

Pray Until Something Happen...

Berdoalah sampai Tuhan menjawab doa anda.

Bisa sehari, bisa seminggu, setahun, bahkan bisa sampai kapanpun...
tetapi jawabanNya selalu pasti: Ya, Tidak, atau Tunggu:)
Jangan pernah berhenti berdoa,

karena doa adalah jalan tuk menjadikan kita dekat denganNya

Selasa, 04 Oktober 2011

St Fransiskus Asisi


berawal dari ketertarikan gw sewaktu mendengarkan kisah St Fransiskus dari Asisi di radio tadi pagi, maka sesampenya di kantor gw akhirnya googling supaya puas membaca kisah lengkapnya St Fransiskus Asisi..

Hari ini adalah hari perayaan St Fransiskus Asisi. Santo pecinta damai dan pelindung bagi pelestarian alam. Berikut sekilas kisah hidupnya, yg gw rangkum dari berbagai sumber di internet.

Fransiskus terlahir di kota Asisi, Italia dengan nama Giovanni Bernardone putra dari seorang pedagang kain yang kaya raya. Semasa mudanya ia lebih suka menghamburkan harta ayahnya. Pada usia 20 tahun ia ikut berperang melawan Perugia, ditangkap dan ditawan selama satu tahun. Pada saat itulah dia mulai mendekatkan diri pada Tuhan. Ia memutuskan untuk hidup miskin. Ia dinobatkan sebagai santo pelindung binatang dan anak2.

Banyak kisah yang menceritakan bahwa Fransiskus dapat berkomunikasi dengan binatang2 dan menyatu dengan semua alam ciptaanNya.

Dalam perjalanannya ke lembah Spoleto dekat kota Bevagna, tiba2 dia melihat sekelompok besar burung2 dari berbagai jenis. Melihat pemandangan indah itu, Fransiskus menghampiri mereka dan menyapa mereka.
Meminta sekelompok burung2 itu untuk tinggal sejenak mendengarkannya berbicara mengenai sabda Tuhan, meminta mereka untuk memuji dan mengasihi PenciptaNya, dan menghampiri serta memberkati mereka satu persatu dengan membuat tanda salib bagi mereka.

Ikan dan kelinci pun tunduk dan mendengarkan ucapannya.

Kisah yang paling terkenal adalah kisahnya yang menjinakkan serigala yang meneror kota Gubbio. Serigala itu sangat ganas, sehingga memangsa ternak dan juga menyerang manusia. Warga kota yang pergi menyerang serigala tersebut selalu lenyap. karena iba, akhirnya Fransiskus memutuskan untuk pergi menemui serigala tersebut. penduduk kota mencegahnya, namun dengan yakin Fransiskus berkata kalau Tuhan akan melindunginya. Tak disangka, serigala tersebut menjadi patuh dengan kata2nya. Fransiskus kemudian mengadakan perjanjian damai antara serigala dengan penduduk kota Gubbio. Serigala berjanji tidak akan menyerang penduduk kota, sementara penduduk kota jg berjanji tidak akan menyakiti serigala tersebut. Selama 2 tahun serigala tersebut tinggal di kota Gubbio dan pergi dari satu rumah ke rumah yang lain untuk meminta makanan. Hingga akhirnya serigala tersebut mati karena sudah tua, seluruh penduduk kota tersebut bersedih.

Dari kisah2nya menampakkan kalau Fransiskus selalu mendambakan kehidupan damai dan dalam hidupnya ia sungguh2 menjadikan semua ciptaan Tuhan adalah saudara. Baginya, semua ciptaan yang berasal dari Bapa merupakan satu saudara. St Fransiskus jg dikenal sebagai pelopor perdamaian bagi semua agama.

Menjadi pembawa damai, dimana damai itu sendiri adalah Tuhan Yesus. Melihat kehadiran Kristus di dalam seluruh ciptaanNya menjadikan kita dapat mencintai segala ciptaanNya dan menjadikan mereka saudara. Untuk menjadi pembawa damai kita harus membiarkan diri kita sendiri di damaikan oleh Tuhan, kemudian kita hendaknya berusaha untuk hidup damai dengan semua orang dan yang terakhir, melihat ciptaan Tuhan dari sudut pandang Tuhan sendiri.

Marilah kita hidup damai di rumah, di tempat kerja, di lingkungan dan pergaulan kita sehari2, marilah kita juga hidup damai dengan alam sekitar kita dengan mencintai dan turut menjaga kelestarian lingkungan sekitar kita.

Pace et Bene
Damai dan Baik