cerita ini diceritakan turun temurun diantara teman-teman UKKT (unit kerohanian katolik trisakti) dan nggak tau siapa sumber cerita ini... dan diantara joke yang beredar diluaran, gw nggak pernah denger ada cerita ini.. jadi nampaknya ini cerita original dari senior-senior UKKT.. maka untuk mengabadikannya, gw ceritain di sini...
suatu hari, dua sahabat karib.. (bukan nama sebenarnya) sebut saja namanya upil dan ipul.. tersesat di hutan rimba belantara. entah bagaimana caranya mereka bisa tersesat sampai disitu... dan sialnya lagi, entah bagaimana caranya pula, mereka pun terpisah...
saat upil sedang berjalan sendirian menembus rimba belantara, tiba-tiba dia dipukul dari belakang hingga pingsan. saat dia tersadar dari pingsannya, dia mendapati dirinya sudah diikat tangan dan kakinya di sebuah tiang. di hadapannya, penduduk dari suku primitif mengerubunginya sambil berteriak-teriak.
"PONGKA atau MATI??" seru kepala suku pada upil sambil menodongkan senjata
upil bingung tak tau harus memilih yang mana. tapi berhubung dia nggak mau mati, akhirnya dia memilih pongka.. karna dia sendiri pun nggak tau artinya pongka..
"PONGKA" jawab upil..
seluruh penduduk suku primitif itu makin keras berteriak-teriak...
ternyata pongka artinya adalah di s*domi alias di tembak matahari oleh semua anggota suku primitif itu...
upil pun langsung menyesal. tau gitu dia lebih memilih mati... setelah di pongka oleh seluruh anggota suku primitif, upil pun dilepaskan... upil pun melanjutkan perjalanan sambil menahan sakit di bagian bekas tempat pongkanya.. sambil susah payah berjalan, upil menembus hutan rimba belantara...
tak berapa lama upil berjalan, tiba-tiba upil bertemu lagi dengan ipul.. dengan penuh sukacita dan senang hati mereka berdua berpelukan macam teletabis..
"Upil, lo kemana aja kok gw cari-cari menghilang??" kata si ipul
Upil pun bercerita kalau dia ditangkap sama suku primitif dan dia cerita kalau dia dipongka sama seluruh penduduk suku itu.
"Gw gatau Pul pongka itu apa, makanya gw pilih pongka.. ternyata.. Pokoknya Pul, kalo lo ditangkep sama suku primitif, lo mendingan pilih mati ajah deh, daripada kaya gw milih pongka.." kata si upil
Aneh bin ajaib.. mereka pun berdua tiba-tiba terpisah lagi saat melanjutkan perjalanan. dan kali ini giliran si ipul yang ditangkap oleh suku primitif itu.. saat siuman, tangan dan kakinya diikat dan dia dikelilingi suku primitif itu yang pada ribut berteriak-teriak..
"PONGKA atau MATI??"
karena ipul sudah mendengar cerita dari upil, dan mendengarkan nasehat upil, kalau ditangkap mending milih mati aja, akhirnya ipul menjawab dengan pasti:
"MATI!!!"
ternyata orang-orang suku primitif itu makin keras berteriak-teriak dan bersorak-sorak kegirangan... ternyata oh ternyata.. MATI maksudnya adalah ipul harus di PONGKA sampai MATI...
sekian dan terima kasih...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar