Selasa, 01 Juni 2010

Perempuan yang Selalu Menunggumu…

Langit masih biru, masih sama seperti ketika kamu pergi
Bulan pun malam ini masih malu-malu, masih sama seperti saat kau datang
Tatkala kuhirup dalam-dalam udara fajar keesokan harinya
Aku tahu, nun jauh di sana kau juga menghirup udara yang sama
Saat angin berhembus menggelitikku,
Aku tahu, kau sedang memberi salam rindu padaku

Rindu ini kadang membuatku gila
Memimpikanmu memelukku tiap malam
Aku tau kau pun di sana merinduku
Tapi ini belum saatnya kita tuk bersama

Hanya wajahmu yang dapat ku pandang dalam anganku
Pelukanmu pun hanya dapat terngiang dalam mimpiku
Bisikan-bisikan lembutmu tak pernah pudar dalam tiap hembus nafasku
Janjimu tuk berjuang jauh di sana, mengejar mimpi kita bersama
Dan janjiku tuk selalu menunggumu pulang kembali
Hingga suatu saat nanti Tuhan memberikan kita waktu yang tepat tuk bersama

Rindu ini terkadang membunuhku
Di tiap malam-malam sepi ku tak dapat terlelap
Berharap kau sungguh nyata hadir di sisiku
Walau ku tahu, ini belum saatnya

Aku akan selalu berada di sini
Di tempat yang sama seperti ketika kau meninggalkanku
Mengejar semua mimpi kita, agar menjadi nyata
Aku percaya, suatu saat kan datang saatnya kau pulang kembali
Dan aku akan selalu menjadi perempuan yang menunggumu pulang...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar