hari ini ku memulai hariku dengan gundah
tapi tak goyah ku langkahkan kakiku ke rumah Bapaku
dan aku tahu, hanya Dia lah sahabat sejatiku
di sini, di hadapan altarNya
kuserahkan segala beban dalam hidupku
karena ku tahu Kau lah pemulih segala penat
Kau pun penyembuh segala luka
penenang di kala gundah
dan Engkaulah jawaban atas segala tanya
yang kuucap dan yang tak sanggup ku ungkap
aku tahu aku tak pernah berjalan sendiri
Ia selalu ada di sampingku
menemani kemanapun kakiku hendak melangkah
di hadapanNya kuserahkan segala kerisauan hatiku
dan Kau sentuh hatiku
dan Kau bisikkan kata "tenang saja, semua akan baik-baik saja"
Tuhanku...
Kau tahu betapa takutnya aku
betapa marahnya aku
betapa resahnya hatiku
Kau yang tahu setiap detik yang terjadi dalam hidupku
setiap tetes air mata yang mengalir di pipiku
dan Kau tak pernah terlambat menolongku
menopangku tatkala lututku goyah
tatkala lidahku kelu untuk berkata-kata
diam di rumahMu
masih megah sama seperti pertama di bangun
aku selalu senang berada di sini "sendirian"
menikmati heningnya keintiman denganMu
hawa panas tak menggoyahkan niatku berjumpa denganMu
walau banyak juga umatMu
yang enggan memenuhi tempat di depan altarMu
dan memilih duduk diluar gereja, dengan angin semilir
tapi aku tak gentar
karna Kau tiupkan angin penyejuk
bagi jiwaku yang kering
tenang di rumahMu
membuatku merasakan damai yang tak terkira
kurasakan kehadiranMu di sisiku
memberikanku ketenangan
mengambil semua keresahanku
dan menghapus air mataku
Kau sentuh aku dalam setiap ayat yang ku temui hari ini
meyakinkan aku bahwa Kau tetap ada bersamaku
"sebab itu, kuatkanlah tangan yang lemah
dan lutut yang goyah;
dan luruskanlah jalan bagi kakimu,
sehingga yang pincang jangan terpelecok,
tetapi menjadi sembuh
berusahalah hidup damai dengan semua orang
dan kejarlah kekudusan,
sebab tanpa kekudusan, tidak seorangpun akan melihat Tuhan"
Ibrani 12: 12-14
dan juga
"di dalam kasih tidak ada ketakutan,
kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan,
sebab ketakutan mengandung hukuman,
dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih"
1 Yoh 4:18
maka Tuhanku, engkaulah sahabat sejatiku
Bapaku, Kakak Sulungku, Kekasih hatiku
hanya Engkaulah yang tahu segala persoalan hatiku
dan hanya Engkaulah yang tau
bagaimana memulihkannya
kuserahkan setiap detik hidupku kepadaMu, Ya Tuhan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar