Kamis, 02 September 2010

satu tahun lalu


nggak terasa, ternyata sudah satu tahun sejak terakhir kali aku menginjakkan kaki pada kesejukkan alam ibu pertiwi ciremai.. 4 september 2009 tempat aku mempertanyakan hidupku tempat aku bergumul dengan segala kegundahan yang mengganjal hatiku sejak itu pula aku "mengurung diri" dari liarnya alam memenuhi janjiku pada orang tua, yang sejak saat itu melarangku menjejakkan kaki di gunung lagi aku telah memenuhi janjiku satu tahun terakhir ini tidak bertemu dengan alam liar lagi berpuasa dari rimbunnya hutan, sejuknya udara pegunungan dan yang terpenting terpingit dari liarnya alam yang bersahabat mengajarkan kita tentang hidup selama ini aku merasakan ada sesuatu yang hilang dalam hidupku hidup bagai orang normal pada umumnya menghabiskan sebagian besar waktu dirumah bergumul dengan hal-hal yang membuatku kehilangan arti arti aku dilahirkan ke dunia ini bukan lagi hidup sebagai jungle sang gadis hutan tetapi sebagai jungle, gadis hutan yang tersesat di kota kelahirannya sendiri hampa rasa hati kosong tak bermakna satu tahun lampau hasratku belum terpuaskan menjelajah belantara gunung ciremai puncak pun belum ku pijak rasanya masih ada hutang yang belum terbayarkan yang entah kapan dapat kubayar
gunung
hutan
rimba
pepohonan
langit
mereka akan selalu ada di tempatnya masing-masing menantiku terbangun dari tidur panjangku lagi entah kapan hasrat itu akan selalu ada perasaan itu tak akan pernah hilang dari dalam aliran darahku selama namaku masih sang gadis hutan selama apapun nafasku masih berhembus selama itu pula lah aku akan selalu merindukan kehadiranku di tengah-tengah hutan yang mengajarku sejuta pelajaran hidup yang membimbingku dalam ketenangan tiada tara mengenali diriku sendiri, mengenali orang di sekitarku yang memberiku jawab dalam kedamaian hatiku di pelukannya
hutan
gunung
rimba

entah kapan akan kupenuhi hutang yang belum terbayar itu entah kapan pula akan ku tapaki engkau lebih jauh lagi hanya Tuhan yang tahu kerinduanku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar