Kamis, 20 Agustus 2009

How R U Today??

Cerita lama yang masi membekas di hati...
Suatu hari saat gua pulang naik bus seorang diri.. beberapa minggu lalu...
Sore menjelang malam kala itu bus yang gue tumpangi penuh sesak. Gue berdiri di belakang berdesakan dengan kebanyakan kaum lelaki. Agak ngeri juga sih. Takut-takut kalau copet.. tapi gaya masih cuek ajah.
Saat sampai di stasiun cawang, penumpang kembali berdesakkan berebutan turun.
Gue otomatis terdesak kesana kemari. Seorang bapak yang duduk dibarisan paling belakang langsung memanggil gue buat duduk di sebelahnya yang kosong. Gue pun menurut, duduk di sebelahnya setelah arus penumpang yg turun bis itu sudah mereda. Gue melirik sekilas si bapak itu..
Bapak setengah baya dengan badan gemuk dan perut buncit. Gue duduk terhimpit diantaranya dan bapak lain di sebelah kiri gue. Dia mengajak gue ngobrol ringan.. “Pulang kerja?” Gue mengiyakan…
Hanya itu yang ditanyakannya… hehe. Bukan ngajak ngobrol ringan sih.. tepatnya cuman nanya 1 pertanyaan doang. Hehe.. Agak serem juga duduk di paling belakang bes, diantara bapak2 gituh. Tapi bukan jungle namanya kl ngga sok cuek dan sok pede.. agak jauh berjalan, ada beberapa penumpang lagi yang turun.. jadi busnya sudah lumayan kosong.. bapak samping kiriku jg sudah turun. Gue mulai merasa sedikit nyaman duduk d paling belakang bus. Rasa ngeri pun sirna sudah.
Tau2 bapak gemuk itu ngomong lagi, ”Dek, saya mau merokok. Pindah ke depan saja, nanti terganggu.” Gue pun lantas mengiyakan dan langsung pindah ke depan..

Taukah kalian.. 1 kalimat terakhir dari bapak itu cukup membekas buat gue.. mungkin bagi kalian itu kalimat sederhana yang ngga ada artinya. Tapi buktinya, sampe sekarang gue masih inget banget kata-kata itu... satu cara yang sederhana, bagi seorang bapak, untuk menghargai orang lain di sekitarnya.. menghargai orang tak dikenal yang duduk di sebelahnya di bus. Terkadang kita sering tidak memperhatikan orang sekitar kita.. membuat orang sekitar kita merasa tidak nyaman akan keberadaan kita. Atau tidak menyadari kalau orang sekitar kita membutuhkan bantuan, ataupun hanya perhatian kecil, seperti memberikan tempat duduk di sebelahnya..

Bapak itu bisa saja mendiamkan gue dari awal, dan membiarkan orang lain menempati tempat duduk di sebelahnya. Tapi dia dengan perhatian yang tentu aja mudah dilakukan oleh siapa saja.. memanggil gue, memberikan tempat duduk di sebelahnya untuk gue... dan ngga hanya itu.. dia pun menyuruh gue pindah tatkala dia mau merokok.. karna mungkin gue akan merasa terganggu dengan asap rokoknya.. suatu bentuk kesopanan seorang perokok yang baru pertama kali ini gue rasain.. bahkan diantara temen2 gue yang perokok...

Selama gue hidup, belum pernah tuh ada temen bahkan sahabat gue yang perokok yang serius menghargai sesamanya yang bukan perokok. Paling kalau gue udah mulai nutup hidung atau kipas2, mereka baru nyadar dengan pindah tempat atau berusaha niup asepnya jauh dari gue.. bahkan parahnya malah ada yang cuek aja tetep ngebul di depan hidung gue..

Pelajaran hari ini... sudahkah kita bersikap peduli akan orang di sekitar kita hari ini???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar