Kamis, 20 Agustus 2009

Menanti Sebuah Jawaban

April 15, 2009
Aku tak bisa luluhkan hatimu
Dan aku tak bisa menyentuh cintamu
Seiring jejak kakiku bergetar
Aku tlah terpaku oleh cintamu
Menelusup hariku dengan harapan
Namun kau masih terdiam membisu
Sepenuhnya aku…ingin memelukmu
Mendekap penuh harapan…tuk mencintaimu
Setulusnya aku…akan terus menunggu
Menanti sebuah jawaban tuk memilikimu
Betapa pilunya rindu menusuk jiwaku
Semoga kau tau isi hatiku…
Dan seiring waktu yang terus berputar
Aku masih terhanyut dalam mimpiku
Aku tak bisa luluhkan hatimu
Dan aku tak bisa menyentuh cintamu

lirik lagu PADI di atas lagi jadi lagu minggu ini yang diputar terus oleh dek silvia dari bintaro.. lagu ini ditujukan untuk dirinya sendiri yang sudah mulai gila.. hehehe…
don’t know why, tiba2 gue pengen aja mendengarkan lagu ini.

am i waiting for an answer? answer of what? dunno….
belakangan gue memperhatikan otak gue lumayan korslet.
sepertinya sudah lama ngga diasah.
makanya gue lagi mengeram. pergi menyendiri mungkin salah satu jalannya.
berusaha meruncingkan pikiran gue lagi yang sepertinya belakangan ini mungkin berhenti berkembang. gue menjadi seperti orang yang ngga bisa berpikir dengan baik dan jernih. segala pikiran yang muncul di otak cuma pikiran2 ngawur yang bikin makin ruwet hidup yang sudah ruwet ini.
gue jg lagi berusaha menata diri agar jadi lebih lepas bebas. menjadi lebih aku. menjadi lebih “jungle” yang sebenarnya. mungkin selama ini gue udah banyak terkontaminasi dengan orang-orang di sekitar gue. jadi kadang lupa diri. lupa siapa gue sebenarnya.

i try to learn more..
berusaha belajar lebih banyak mendengar sekitar. melihat lebih jauh. tidak hanya melihat yang nampak saja, tapi jg melihat jauh ke dalam. berusaha menajamkan segala panca indera yang ada di dalam tubuh gue. menajamkan hati gue dan menyembuhkan segala luka yang mungkin ada. menajamkan segala pemberian Tuhan yang mungkin selama ini telah gue sia-siakan. manusia memang tidak boleh berhenti belajar dan berkembang. dan gue ngerasa gue pun tidak berhenti belajar dan berkembang, tapi sepertinya jalannya sangat lambat. dan itu ga bagus banget buat gue dan buat hidup gue. gue seperti berhenti berkembang. gue hanya menjadi diri gue yang sekarang ini. apa pun yang masuk ke dalam diri gue, baik atau buruk, tak begitu berpengaruh lagi buat hidup gue. berpengaruh hanya sesaat tapi lambat laun akan memudar.

hidup gue terlalu berjalan dengan santai dan lambat. terlalu bebas mengalir mengikuti alur. dan terlalu takut tuk melawan arus. mungkin ini saatnya gue bergerak dari kenyamanan ini dan mulai melangkah maju. melangkah lebih jauh lagi. beranikah gue? terus terang gue takut. gue ngga berani. tapi gue harus berani toh? apapun yang terjadi… takut atau ngga takut.. gue harus memaksakan diri gue menjadi berani.
mungkin gue memang sedang menanti sebuah jawaban atas sebuah pertanyaan sulit yang selalu melintas dalam pikiran gue. apakah tujuan hidupku? mungkin gue harus segera merealisasikan resolusi tahun ini yang bahkan nyaris ngga pernah gue buat. hidup tanpa tujuan yang jelas dan pasti. hidup cuma di awang-awang. cuma berani bermimpi tanpa berani merealisasikannya.

dan bener-bener ngga gue sangka.. gue pun telah kecewa dengan diri gue sendiri. bahwa gue sebegitu pengecutnya hingga gue ngga berani mewujudkan impian gue sendiri. cuma bisa ndherek mawon….

it’s your life, jungs! why u always stand behind someone’s dreams? it’s time to realize your own dream. life is so unpredictable. tapi knapa kita ngga terus aja berjalan melangkah, menikmati setiap sensasi yang kita temukan dalam hidup kita. berpikir.. hal baik yang terjadi dalam hidup kita adalah sebuah bonus. dan hal buruk yang terjadi dalam hidup kita adalah sebuah pembelajaran baru.
ini sebuah pergerakan besar yang mungkin gue lakukan dalam hidup gue. dan gue harus tidak tinggal diam. tidak hanya menanti jawaban itu tiba menghampiri gue tetapi gue sendiri yang akan mencarinya dan pasti akan gue temukan. Tuhan sendiri toh yang berkata… carilah, maka kamu akan menemukan, mintalah, maka kamu akan mendapatkan. ketuklah, maka pintu akan di bukakan bagimu…

So, mengapa gue ngga mencobanya sekarang? mencari.. meminta dan mengetuk.. dan pada siapa lagi gue akan memohon kalau bukan pada Tuhanku Allah dan Raja Segala Raja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar