Selasa, 18 Agustus 2009

waktuNya

after a friend's farewel party
July 27, 2008

Segala sesuatu terkadang harus berjalan tidak sesuai dengan yg kita inginkan
Pernahkan berdoa memohon sesuatu kepada Tuhan, dan kemudian mendapatkan jawabannya???
Sehari-dua hari… atau bahkan tahunan..
Ya, aku pernah mengalaminya.
Bertahun2 lampau, aku memohon sesuatu kepada Tuhan..
Hampir di setiap doaku, kupanjatkan permohonanku. Sampai seperti semacam hapalan luar kepala, seperti doa yg telah diformat dalam setiap doaku…
Hingga akhirnya ku menyerah dan tak pernah lagi kubawa dalam doaku
Tapi ternyata, bertahun2 kemudian Tuhan baru menjawab permohonanku itu, dan malahan aku ngga menyadarinya…
Baru telah terlewat, aku baru sadar, Tuhan telah menjawab doaku bertahun-tahun lampau
Rasanya…
Arrgghhh…
Ngga ngerti deh gimana mengungkapkannya…
Ya.. segala sesuatu berjalan bukan dengan waktu yang kita inginkan, tetapi dengan waktu yang Tuhan inginkan terjadi
Dan benar, manusia boleh berencana, tetapi Tuhan yang menentukan
Kalau bagiNya waktunya belum tepat, maka itu tidak akan terjadi
Seperti akhir minggu ini
Harusnya aku dan beberapa kawan saat ini mungkin baru tiba dari melakukan sesuatu
Tetapi karena suatu dan lain hal, semuanya tidak terjadi.. BELUM.. ya.. belum waktunya Tuhan untuk terjadi kepada kita…
Sumpeh, rasanya kecewa setengah mati. Tapi dalam kekecewaan itu, aku sadar betul, aku berjalan di waktunya Tuhan, aku ngga mungkin mengerti rencanaNya, dan kali ini rencanaku tak sejalan dengan rencanaNya, dan aku pun (kami) harus menerima
Karena itu semua pasti jalan yang paling baik yang terjadi pada kita…
Hari ini, ku habiskan waktu bersama teman2 lamaku…
Waktu telah cepat berubah, tak kusangka, semuanya telah menjadi masa lampau…
Apa yang dulu kita resapi dan kita rasakan bersama kini telah menjadi sejarah kehidupan kita, yang telah mengukir lembaran kehidupan kita masing-masing
Dan kini, kita telah memilih jalan kita masing-masing
Dulu…
Rasanya semuanya masih abu-abu, senada dengan seragam kita yang terkadang juga abu-abu. Tapi kini semuanya terlihat jelas di depan mata.
Kita telah menempuh perjalanan hidup kita masing-masing, sesuai dengan pilihan kita
Tak ada yg serupa
Semuanya memiliki ciri khasnya tersendiri…
Hari ini, mungkin saat terakhirku bertemu dengan seorang teman kecilku untuk beberapa tahun ke depan
Orang yang dulu mungkin selalu jadi objek penderita diantara kami, tapi kuakui menjadi satu diantara yang menjadi hebat…
Dia telah memilih jalannya yang terbaik.. aku juga begitu, yang lain juga begitu…
Tak terasa, kini kita masing-masing telah tumbuh menjadi wanita dewasa yang mandiri dan mampu hidup diatas kaki kita sendiri
Dan ternyata didikan dan kebersamaan kita tak
kan
lekang di makan waktu
Mungkin kita tak seakrab dahulu, tetapi ada sesuatu yang mengikat jemari kita hingga saling berpaut…
Selamat jalan teman, selamat meniti karir dan kehidupanmu di negeri orang
Ingatlah tuk selalu berada di jalanNya
Dan saat ini aku pun sedang mencari jalanku sendiri
Jalan yang menurutku masih cukup abu-abu
Belum terlalu terlihat jelas
Yang jelas, aku tahu dengan siapa aku akan menapaki jalan ini
Dengan Dia yang tak pernah meninggalkanku..
Hari esok dan kelak,
kan
ku kejar impianku sendiri
Impian sederhana yang entah kapan bisa terwujud
Sekarang, biarkan ku menemukan cintaNya diantara kehidupanku
Dalam sahabat, dalam saudara, dalam teman, dalam lingkungan, dan dalam alam…
Dahulu, kini dan nanti,
Ijinkan ku selalu melangkah dalam jalanMu ya Bapa
Dan jangan biarkan aku berpaling
Dan biarkan kuberlari dalam impiku yang Kau tahu apa
Pencapaian yang sesuai dengan kehendakMu dan sesuai dengan waktuMu
Berkati aku yang kecil ini ya Bapa
Dan berkati pula orang2 yang kusayangi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar