Kamis, 29 Oktober 2009
Menikmati Hidup untuk Saat Ini
090625
Masa lalu memang indah untuk di kenang
Tapi lebih baik lagi kita menyimpannya, dan memulai lembaran baru
Menggoreskan kenangan baru lagi di masa sekarang….
Masa depan adalah bagian dari impian..
Yang terpenting bagaimana proses kita mewujudkan impian itu di masa sekarang...
Siang ini aku menscanning ijazah dan transkrip kuliah ku.. Ku pikir aku perlu menyimpannya dalam bentuk softcopy
Sambil scanning, aku sambil melihat-lihat nilai-nilai ku semasa kuliah dulu
Hmmm... boleh berbangga hati juga atas apa yang telah aku peroleh.. Ngga mau sombong, tapi ternyata aku cuma nemuin satu nilai C diantara semua mata kuliah yg aku ambil. Hehe.. dan itu komputer grafis.. huh.. siapa itu dosennya? Aku belajar komputer grafis justru dari mas Kis si empunya digital printing di samping Untar sana...
Sudahlah tak usah membanggakan nilaiku yang toh sekarang juga ngga bisa kupakai tuk mencari sesuap nasi..
Dipikir-pikir... dulu aku (sedikit) menyesal.. karna masi lumayan malas kuliah dan mengerjakan tugas.. andai saja aku sedikit lebih rajin.. pasti aku akan bisa lulus dengan predikat cumlaude.. tapi toh.. sekarang pada kenyataannya, saat aku benar-benar terjun ke dunia kerja, nilai ku pun tidak ada artinya. Cumlaude pun tak bisa mengenyangkan perutku hanya bisa memuaskan egoku saja...Yang berarti justru bagaimana aku bisa menerapkan ilmuku sebaik-baiknya di dalam pekerjaanku...
Lagi-lagi..
Hidup itu terkadang dihiasi penyesalan.. andai saja aku begini.. pasti hasilnya akan begitu.. andai saja aku tidak melakukan ini.. pasti aku akan menjadi demikian..
Tak jarang juga kita hidup dengan terikat kenangan masa lalu, yang nampaknya lebih indah dari masa sekarang yang kita jalani... saat sekolah ternyata lebih enak.. kita bisa bebas nggak usah mikir yang rumit-rumit.. saat kuliah ternyata lebih enak.. kita punya sejuta waktu untuk mengeksplore diri kita lebih dalam lagi.. saat masih jomblo ternyata lebih enak kita punya banyak waktu untuk diri kita sendiri.. saat pacaran pun ternyata lebih enak.. ada yang memperhatikan dan menyayangi kita... kenapa kita ngga pernah berpikir.. saat sekaranglah yang paling enak.. kita bisa benar-benar menikmati hidup dan bersyukur betapa baiknya Tuhan.. kenapa kita malah justru berpikir saat sekarang lah saat yang paling susah.. paling berat.. hingga kita lupa bagaimana kita dikasihi Tuhan...
Masa depan juga ternyata tanpa kita sadari telah mengikat hidup kita.. kelak aku akan melakukan ini, melakukan itu.. berencana ini dan berencana itu.. terobsesi mewujudkan segala keinginan kita...entah bagaimana caranya
Tanpa kita sadari... kita tidak benar-benar hidup di masa sekarang... kita tidak benar-benar menikmati saat sekarang..
Kita tidak benar-benar menikmati saat sekarang kita menarik napas kita dan menghembuskannya lagi.. menikmati saat aku memainkan jemariku di keyboard untuk menuliskan ini..menikmati lagu yang mengalun di PC ku..
Dan tanpa kita sadari, masa-masa sekarang yang seharusnya kita nikmati sungguh-sungguh ternyata telah lewat dan berakhir.. dan yang ada hanya penyesalan.. kenapa aku tidak dapat menikmati saat masa itu tiba dengan sebaik-baiknya. Waktu tidak dapat diputar kembali.. dan tidak ada yang berpredikat ”selamanya” di dunia ini..
Kita tidak dapat bekerja selamanya.. kita tidak dapat bersenang-senang selamanya.. kita tidak dapat mencintai selamanya.. dan tentu saja kita tidak dapat hidup selamanya... suatu saat, apapun itu kita harus menghadapi akhir dari segala sesuatu...
Seperti lagu dari band kesukaanku.. judulnya ”akhirilah ini dengan indah” di salah satu syairnya mengatakan.. ”ketika selamanya pun harus berakhir, akhirilah ini dengan indah...” bahkan ”selamanya” pun akan berakhir juga.. maka inilah saatnya dimana kita menikmati setiap detik hidup kita saat ini.. bukan karena masa lalu kita dan bukan juga karena masa depan kita.. hanya saat ini.. hingga akhirnya saat ini pun harus berakhir dan digantikan dengan saat berikutnya, kita tidak akan menyesal karena saat ini telah berakhir.. bagaimana menjalani hidup ini... setiap tarikan napas kita nikmati keindahannya.. mensyukuri kenikmatan hidup dan membaginya ke orang-orang di sekitar kita..
Bahkan Tuhan Yesus pun mengajari kita untuk meminta rejeki pada hari ini.. hanya hari ini.. tak usah lah kita merisaukan hari esok.. dan tak perlu jugalah kita terbebani dengan masa lalu kita.. entah itu menyenangkan atau menyakitkan.. kita toh tak hidup dengan masa lalu.. kita hidup untuk masa sekarang... dan jangan sia-siakan lah masa sekarang itu..
Tidak perlu menunggu menjadi orang hebat dulu, kalau ingin membagi berkat dan kebahagiaan ke orang lain..
Hanya dengan menjadi diri sendiri dan membagi senyuman terbaikmu saja.. kau sudah mencerahkan hari orang lain..
Nikmatilah setiap detik.. setiap waktu hidupmu saat ini.. karena waktu tidak dapat berputar kembali.. dan jika saat ini telah lewat.. kita tidak akan menyesalinya... karena kita telah melewatinya dengan indah... Tuhan Memberkati..!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar