Hari ini ku terbangun dengan sensasi yang masih ada
Aku pulang...
Aku kembali lagi merasakan nyamannya tempat tidurku
Kembali lagi merasakan hangatnya tidur di balik selimut
Tapi sepertinya rasa itu tidak pernah hilang
Ini memang bukan pengalaman pertama
Tapi ini tetap menjadi pengalaman baru
Melakukan perjalanan panjang naik gunung yang sama
Tapi dengan teman-teman yang nyaris baru semuanya
Aku jadi semakin bisa merasakan
Mana teman terbaik dan mana yang bukan
Jarang ada yang berani keluar dari kenyamanan
Dan merasakan sensasi yang menjalar di setiap langkah kita mendaki
Dan menapak turun
Banyak yang bertanya-tanya padaku
Apa sih yang bikin lo mau naik gunung??
Berjalan jauh dengan medan yang nggak gampang
(sampai sekarang masi berharap ada lift di sana)
haha...
kaki sakit.. bahu sakit.. pinggang sakit..
dan sekarang jg baru aku ngerasain pantat sakit
ngga tau dah berapa kali aku terjatuh
dan selalu ingin terus bangun lagi
ngga terhitung berapa kali aku terantuk sana sini
atau napas yang dah tinggal senen-kamis
atau juga kaki yang kaku ngga bisa digerakkan dengan lincah
atau kepala pusing hebat dan mulai ngga bisa mikir
kaki lecet-lecet dan memar sana sini
kuku patah-patah...
menggigil kedinginan, kelaparan, menahan sakit perut...
apa yang bagus dari itu semua???
Dan hingga sampai sekarang badan rasanya ”nikmat”
Pegal semuaa..
Apa yang aku cari??
Banyak...
Aku mencari tantangan hidup
Aku mencari sahabat sejati diantara sahabat-sahabat yang ada
Aku mencari sahabat sejati di dalam diriku sendiri..
(layakkah aku disebut seorang sahabat??)
Aku mencari ciptaan Tuhan yang indah
Yang tersembunyi dan butuh pengorbanan besar untuk melihatnya
Dan yang terutama...
Aku mencari Tuhan di sana
Entah kenapa, saat kita merasa terlalu lelah dan capai
Saat kita merasa di titik ambang batas kekuatan kita
Aku merasa lebih dekat denganNYA
Aku.. ngga tau apa yg lebih aku cari
Mungkin perjalanan kali ini aku mencari jawabanNYA
Atas segala pertanyaan-pertanyaan yg telah kuutarakan di bawah sini
Mungkin saat di atas sana aku bisa lebih mendengar suaraNYA
Duduk di lembah surya kencana
Dikelilingi padang bunga edelweis yang nyaris mekar
Sambil ditiupi angin semilir yang dingin
Hening..
Tuhan aku datang...
Di sini..
Dengarlah segala doaku..
Terima kasih Tuhan..
Aku sudah pulang..
Dan kan kutunggu jawabMU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar